Mudah Bayar Tagihan BPJS di Aplikasi SimobiPlus

0
72
bayar tagihan BPJS

Kita sebagai warga Indonesia, pasti familiar dengan namanya BPJS. Tapi apakah kita tahu dengan sebenar-benarnya BPJS itu apa? Dahulu istilah ini dinamai sebagai Askes. Kemudian di tahun 2014, pemerintah mengganti namanya menjadi BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). Pengubahan nama ini juga diatur dalam UU No. 24 tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial dan UU No. 40 tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Sekarang ini pengguna BPJS di kalangan masyarakat kita telah meningkat. Hasilnya ada aktivitas lain dalam bentuk finansial perseorangan, untuk bayar tagihan BPJS di unit bank tertentu.

Serba-serbi pembayaran BPJS telah diwajibkan oleh pemerintah kepada WNI dan WNA, yang telah bekerja di Indonesia selama kurun waktu 6 bulan lamanya. Karena kewajiban inilah, sudah sepatutnya bagi kita mengalokasikan pendapatan bulanan, untuk keperluan BPJS.

bayar tagihan BPJS
bayar tagihan BPJS

Di awal tahun 2021, tepatnya di bulan Januari, kebanyakan dari kita pasti kaget dengan kenaikan iuran BPJS yang dibebankan setiap bulannya. Bagi kelas III dikenai pembayaran iuran BPJS sebesar Rp 35.000,00, yang sebelumnya hanya Rp 25.000,00. Hal ini dikarenakan pemerintah telah mengurangi subsidi BPJS, yang mulanya sebesar Rp 16.500,00 turun menjadi Rp 7.000,00. 

Perlu kita tahu, kenaikan iuran BPJS ini tidak memiliki maksud tertentu untuk memberikan beban kepada kita. Justru dengan menaikan iuran ini, akan banyak masyarakat Indonesia semakin  tertarik dengan BPJS, karena pelayanan yang meningkat dan program yang semakin maksimal. Usaha ini juga menjadi langkah pemerintah untuk menjaga keberlangsungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan secara tidak langsung juga menjaga langkah menuju ke Universal Health Coverage (UHC).

Kenapa Perlu Membayar Pajak BPJS?

Untuk menjawab pertanyaan ini, sebenarnya kita sudah bisa mengetahui jawabannya melalui akun media sosial BPJS Kesehatan. Pembayaran iuran ini digunakan untuk pembiayaan pelayanan kesehatan bagi peserta yang sedang sakit. Begitupun sebaliknya, pembayaran iuran BPJS peserta dapat digunakan ketika kita sedang sakit dan membutuhkan pelayanan kesehatan sesegera mungkin. Konsep ini mengacu pada prinsip gotong-royong yang dimaksud oleh pihak BPJS Kesehatan. 

Pada akhirnya, pembayaran iuran BPJS ini tidak akan membawa kerugian bagi kita. Selain itu dengan patuh membayar iuran tersebut, kita juga berkesempatan menolong sesama, serta berkesempatan untuk ditolong kembali. Iuran BPJS ini menjadi jaminan kesehatan yang diperlukan bagi kita, bila sewaktu-waktu jatuh sakit.

Kita perlu tahu, dalam proses bayar tagihan BPJS ini, telah diatur dalam Peraturan Presiden No.28 Tahun 2016. Sehingga kita memiliki kewajiban untuk membayarnya setiap bulan. Apabila kita menunggak maka kartu BPJS statusnya akan diberhentikan sementara, sampai kita bisa melunasinya.

Bayar Tagihan BPJS Melalui Aplikasi SimobiPlus

Nah, bagi kamu yang sudah setia menjadi nasabah Bank Sinarmas, pasti tidak asing lagi dengan paket komplit aplikasi SimobiPlus. Melalui aplikasi ini kita bisa melakukan aktivitas perbankan secara aman, cepat, dan mudah. Kemudahan ini juga bisa kita rasakan saat melakukan iuran tagihan BPJS. 

Untuk mengaksesnya, kita cukup memilih menu ‘Pembayaran/Pembelian’ dengan kategori ‘Layanan Umum’. Setelahnya, kita perlu mengisi field (IDPEL : 88888 + 11 Digit Terakhir Nomor Kepesertaan  BPJS Kesehatan). Langkah terakhir dan paling penting adalah mengisi kolom ‘Jumlah Bulan’ dengan jumlah bulan yang hendak dibayarkan. Dan secara otomatis tagihan iuran BPJS akan terbayar. 

Penting untuk diketahui, di Bank Sinarmas terdapat transaksi saat melakukan pembayaran tagihan BPJS. Biaya ini digunakan untuk keperluan administrasi sebesar Rp 2.500. Pastinya angka ini kecil bila kita bandingkan dengan denda saat terjadi penunggakan tagihan BPJS.