Program Kuliah di Australia dari IDS International Design School

0
94
kuliah di Australia

Siapa yang tidak kepincut melanjutkan sekolah di luar negeri? Salah satu pengalaman luar biasa yang menjadi impian banyak orang jika bisa melanjutkan studi di luar negeri. Benua Australia misalnya, yang menduduki peringkat tiga negara paling diminati untuk tujuan pendidikan di luar negeri disamping Malaysia dan Singapura. Ada banyak Universitas ternama di Australia yang menjadi tujuan studi pelajar Indonesia.

Namun disisi lain biaya kuliah di Australia pastinya tidak murah. Inilah yang membuat banyak pelajar mengurunkan niatnya untuk melanjutkan studi ke Australia. Hal ini masih bisa diakali dengan mengikuti program kuliah dari IDS (International Design School) yang bekerja sama dengan Griffith University dan JMC Academy. Program ini dikembangkan untuk putra putri bangsa Indonesia yang ingin mendapatkan gelar bachelor dengan biaya pendidikan terjangkau.

kuliah di Australia

Mengapa Harus Melalui IDS – International Design School?

Kenapa kuliah di Australia harus pakai program IDS? Beberapa manfaat yang bisa Kamu dapatkan dari program IDS diantaranya:

  • Total Biaya Kuliah Lebih Hemat

Normalnya, pelajar Indonesia yang melanjutkan kuliah ke Australia bisa menghabiskan dana hingga 500 juta rupiah untuk biaya kuliah dan biaya hidup disana. Namun dengan program IDS pelajar Indonesia bisa lebih hemat hingga 350 juta rupiah.

  • IDS Bekerja Sama dengan Universitas Terkemuka

IDS telah lama bekerja sama dengan Griffith University dan JMC Academy sebagai dua universitas design ternama di Australia yang sudah lama berdiri.

  • Prospek Kerja yang Menjanjikan

Ada banyak alumni IDS yang sudah bekerja di perusahaa-perusahaan ternama, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Setelah melihat pembahasan diatas tentang kuliah di Australia, dapat disimpulkan bahwa kuliah di Negara Kangguru tersebut tidak harus mahal. Kamu yang berminat melanjutkan kuliah di Australia bisa menggunakan program IDS sebagai solusinya. Mulai dari keberangkatan, masa studi hingga kembali lagi ke Indoensia sudah diatur secara rinci IDS.