Media sosial sekarang sudah menjadi bagian yang cukup penting dalam kegiatan bisnis. Masalahnya, tidak semua pemilik bisnis mempunyai waktu atau tenaga untuk mengurus media sosial secara rutin. Kalau sudah seperti ini, mungkin sudah saatnya mempertimbangkan bantuan dari social media marketing agency yang bisa menjadi solusi.
Lalu, bagaimana cara mengetahui bahwa sebuah bisnis memang membutuhkan jasa agensi? Berikut beberapa ciri yang bisa diperhatikan.
1. Tidak Punya Waktu untuk Mengurus Media Sosial
Mengelola akun bisnis bukan hanya soal membuat satu postingan kemudian selesai. Ada banyak pekerjaan lain yang perlu dilakukan, mulai dari mencari ide konten, membuat desain, menulis caption, menjadwalkan posting, memantau komentar, sampai melihat hasil dari konten yang sudah dipublikasikan.
Pada awal menjalankan bisnis, mungkin semuanya masih bisa dikerjakan sendiri. Tetapi ketika bisnis mulai berkembang, fokus pemilik biasanya juga semakin banyak. Mengurus operasional, pelanggan, keuangan, produk, dan berbagai kebutuhan lainnya tentu sudah menyita waktu.
2. Sudah Rutin Posting tetapi Hasilnya Minim
Ciri berikutnya adalah bisnis sudah cukup aktif di media sosial, tetapi hasilnya terasa begitu-begitu saja. Misalnya, sudah posting beberapa kali dalam seminggu, tetapi jumlah orang yang melihat konten tidak berkembang. Interaksi juga rendah dan hampir tidak ada peningkatan jumlah pelanggan yang datang dari media sosial.
Hal seperti ini tidak selalu berarti produknya kurang menarik. Bisa saja masalahnya ada pada strategi kontennya.
3. Bingung Menentukan Strategi Konten
Ada bisnis yang sebenarnya punya banyak hal menarik untuk dibagikan, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Hari ini membuat konten produk, besok membuat promo, lalu beberapa hari kemudian tidak punya ide lagi. Akhirnya media sosial hanya dipenuhi postingan yang sifatnya menjual.
Padahal audiens biasanya tidak ingin terus-menerus melihat iklan. Mereka juga membutuhkan konten yang informatif, menarik, menghibur atau bahkan sekadar membuat mereka mengenal karakter sebuah brand.
4. Ingin Menjangkau Target Audiens yang Lebih Spesifik
Bisnis yang ingin memperluas pasar juga bisa menjadi tanda bahwa mereka membutuhkan dukungan profesional. Menjangkau lebih banyak orang memang terlihat mudah di media sosial. Tinggal membuat konten dan berharap ada yang melihat. Kenyataannya tidak sesederhana itu.
Ada perbedaan antara mendapatkan banyak views dengan mendapatkan perhatian dari orang yang memang berpotensi menjadi pelanggan. Karena itu, bisnis perlu memahami siapa target audiensnya, platform mana yang paling sesuai, jenis konten apa yang mereka sukai, dan bagaimana cara menyampaikan pesan kepada mereka.
5. Ingin Beriklan tetapi Tidak Mengerti Caranya
Iklan media sosial juga mempunyai banyak pengaturan yang perlu dipahami. Mulai dari menentukan target, membuat materi iklan, mengatur anggaran sampai melihat hasil kampanye.
Bagi bisnis yang baru mulai menggunakan iklan digital, bagian ini bisa cukup membingungkan. Kesalahan dalam menentukan target atau materi iklan bisa membuat biaya yang dikeluarkan tidak memberikan hasil yang diharapkan.
6. Brand Terlihat Tidak Konsisten di Media Sosial
Coba perhatikan kembali akun bisnis. Apakah desain postingannya terlihat memiliki identitas yang sama? Apakah gaya bahasa yang digunakan juga konsisten? Kalau setiap postingan terasa dibuat dengan gaya yang berbeda-beda, bisa jadi brand belum mempunyai arah komunikasi yang jelas.
Konsistensi sebenarnya cukup penting karena audiens membutuhkan waktu untuk mengenali sebuah brand. Bukan hanya dari logo, tetapi juga dari warna, gaya visual, cara berbicara dan jenis konten yang ditampilkan.
Jika salah satu, atau semua alasan di atas ada pada permasalahan bisnis Anda, berarti Anda salah satu yang membutuhkan social media marketing agency, salah satu contohnya seperti agensi IDEOWORKS yang sudah berpengalaman dengan tim profesionalnya.
